Jodoh adalah Cerminan Diri (?) 2

Selama aku menginjakkan kaki di tanah rantau, aku menemukan fenomena-fenomena yang bermacam-macam dan tidak masuk akal jika aku mengikuti teori yang mereka dengungkan begitu saja tanpa dicerna dan dicermati terlebih dahulu. Karena selama perjalananku itu, aku diperlihatkan sosok seorang istri tokoh masyarakat yang melakukan hal tidak senonoh terhadap laki-laki paruh baya yang bukan mahramnya sepeninggal suaminya, yang konon suaminya sangat disegani oleh penduduk desanya. Ada pula fenomena yang sama, tetapi kali ini suaminya yang melenceng. Di lain tempat, aku menemukan

Lanjutkan membaca

Jodoh adalah Cerminan Diri (?) 1

Ada satu isu yang menarik untuk dibahas dan dikaji serta dikupas secara mendalam. Isu itu sangat kental di tengah-tengah masyarakat yang aku temui. Bahkan, jika aku tidak keliru, isu itu telah menjadi sebuah doktrin turun temurun dari nenek moyangnya. Dan itu adalah isu tentang jodoh sebagai cerminan diri. Sebelum beranjak ke pembahasan itu, perlu dicatat bahwa kita adalah makhluk sosial. Makhluk yang tidak bisa lepas dari keberadaan, keterikatan dan hubungannya dengan makhluk yang lain. Oleh karena itu dibutuhkan unsur-unsur dan

Lanjutkan membaca

Manusia Hanya Mengejar Keuntungan dan Menjauhi Kerugian

Ketika kehidupan telah ‘menyuguhkan’ beragam fenomena kepada manusia, saat itulah kebesaran hati manusia diuji. Fenomena-fenomena yang dengan atau tanpa sepengetahuan dan persetujuan mereka, terjadi begitu saja sebagai suatu jalan takdir kehidupan. Takdir, yang artinya ketentuan yang pasti dan tak dapat dihindari. Dan manusia, dengan segala kesempurnaannya, melintasi garis waktu yang silih berganti sebagai penyandang predikat khalifah (baca: pemimpin). Itu saja, terkadang masih melupakan kodratnya sebagai makhluk pilihan di muka bumi ini. Bahkan, pada kebanyakan kasus, manusia tak jarang mengedepankan hasrat

Lanjutkan membaca

Sisi ‘Baik’ Bangsa Ini, Bangsa Indonesia

Indonesia memang belum bisa seperti luar negeri yang serba tertata tatanan kehidupannya, Indonesia masih kalah jauh dari negara-negara lain dari banyak aspek, aku kelak ingin tinggal di luar negeri yang jauh lebih baik dari Indonesia ideologi, kultur dan pendidikannya, atau yang lebih parah dari itu, halah! Indonesia mah gak ada apa-apanya! Merdeka saja sudah syukur. Dan lain sebagainya dari ungkapan-ungkapan separatis. Dari kecil aku bingung ketika banyak orang menggerutu dan ‘memaki-maki’ negeri sendiri. Banyak alasannya mereka bertindak seperti itu. Ada

Lanjutkan membaca